A. Manageble Topic (Topik terjangkau)
Salah satu saran yang sangat simpatik adalah “jangan sekali-kali
melakukan apapun yang ada di luar jangkauan kemampuan diri sendiri”
Dengan demikian, hal-hal di bawah ini perlu diperhatikan: a. Apakah latar belakang pengetahuan, kecakapan, dna kemampuan diri sendiri, sudah cukup untuk memecahkan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan topic yang akan dikerjakan?
b. Apakah waktu, dana telah dipikirkan dengan masak dan mencukupi?
c. Apakah topic tersebut dapat memperoleh konsultan/pembimbing dengan mudah?
d. Apakah tidak ada hambatan-hambatan dari pihak-pihak lain, berkenaan dengan topic tersebut? Suatu penelitian tidak akan berhasil dengan memuaskan bilamana mahasiswa tidak mempunyai bekal pengetahuan juga kecakapan tentang cara-cara mencari dan mengolah data yang telah terkumpul.. (Rohman, 2011)
1.Apakah topik tersebut secara pribadi menarik minat dan semangat peneliti
2.Apakah topik tersebut dapat menimbulkan rasa ingin tahu (curiousity) secara ilmiah 3.Apakah menarik untuk dapat mengarahkan pada kebenaran ilmiah
MERUMUSKAN JUDUL PENELITIAN
Kalimat pernyataan yang dapat menggambarkan materi, permasalahan, objek dan metoda penelitian serta maksud dan tujuannya . Kalimat pernyataan yang terdiri dari kata-kata yang jelas (tidak kabur), singkat (tidak bertele-tele), deskriptif atau runtut, dengan pernyataan yang tidak terlalu puitis atau bombastis . (sulistio, 2015)
B. Obtainable Data (Data mudah diperoleh)
Setiap penelitian memiliki topic atau pokok masalah tertentu.Tiga kriteria
yang perlu dipenuhi untuk mengangkat suatu topik menjadi suatu masalah
penelitian yaitu manageable topic, significant topic, dan interesting topic.
Suatu masalah memenuhi kriteria manageable topic apabila :
1.
Masalah atau topik itu dikuasai oleh peneliti. Peneliti memiliki latar belakang
pengetahuan atau kecakapan yang cukup untuk memecahkan masalah itu.
2.
Untuk memecahkan masalah itu ada waktu dan biaya yang cukup
3.
Ada konsultan untuk memecahkan masalah itu.
4.
Ada pihak yang dapat diajak bekerjasama untuk meneliti masalah itu. (Dani,
2013)
C. Significancy
of Topic (Penting untuk dikerjakan)
Suatu penelitian ilmiah tentu berawal dari pemilihan topik yang akan
diteliti. Dalam bidang sejarah, topik penelitian harus memenuhi beberapa
persyaratan.
a) Topik itu harus menarik (interesting topic), dalam
arti menarik sebagai obyek penelitian. Dalam hal ini termasuk adanya keunikan (uniqueness topic).
b) Substansi masalah dalam topik harus memiliki arti penting
(significant topic), baik bagi ilmu pengetahuan maupun bagi kegunaan
tertentu.
c) Masalah yang tercakup dalam topik memungkinkan untuk
diteliti (manageable topic). Persyaratan ini berkaitan dengan sumber,
yaitu sumber-sumbernya dapat diperoleh.
Meskipun topik sangat menarik dan memiliki arti penting,
namun bila sumber-sumbernya, khususnya sumber utama tidak diperoleh, masalah
dalam topik tidak akan dapat diteliti. Oleh karena itu calon peneliti harus
memiliki wawasan luas mengenai sumber, khususnya sumber tertulis. (Pradinata,
2013).
D. Interested Topic (menarik untuk diteliti)
Masalah adalah kata yang sering kita dengar dikehidupan sehari-hari, tak
ada seorangpun yang tak luput dari masalah baik masalah yang sifatnya ringan
ataupun masalah yang sifatnya berat. Masalah adalah suatu kendala atau
persoalan yang harus dipecahkan dengan kata lain masalah merupakan kesenjangan
antara kenyataan dengan suatu yang diharapkan dengan baik. (Burhaniddin,
2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar